U2Play
AKM Jadi Lebih Stabil Sejak Update Terbaru PUBG MOBILE, Ini Tips dari AE Rosemary!
Game

AKM Jadi Lebih Stabil Sejak Update Terbaru PUBG MOBILE, Ini Tips dari AE Rosemary!

Alexander Sebastian28 hari yang lalu74 views

Salah satu pengguna AKM terbaik dunia, AE Rosemary, menilai AKM berpotensi menggantikan M416 dan AUG setelah penyesuaian update versi 4.6. Rosemary membagikan tips menggunakan senjata AKM, dari pemilihan secondary weapon, attachment, hingga cara menemukan sensitivitas yang nyaman.

PUBG MOBILE meluncurkan update versi 4.6: Midnight Hunters pada 9 September dengan berbagai konten baru, mulai dari mode tema Midnight Hunters dan Bloodline Awakening, senjata dan item spesial, hingga kendaraan baru Perahu Karet. Update ini juga menghadirkan kolaborasi dengan One Punch Man, Alan Walker, Lincoln, dan B-Duck. Selain berbagai fitur baru, ada juga penyesuaian pada rifle berpeluru 7.62mm seperti AKM, M762, Honey Badger, Mk47, dan Groza yang mendapatkan peningkatan stabilitas tembakan. Camera shake dan Animation shake dikurangi, sementara animasi tembakan dan kecepatan recoil ditingkatkan agar tembakan Burst dan Full Auto terasa lebih stabil. Perubahan ini mendapat respons positif dari AE Rosemary, salah satu pemain yang dikenal sebagai pengguna AKM terbaik di panggung profesional PUBG MOBILE, terutama karena AKM kini terasa lebih stabil. Rosemary menyuarakan pendapatnya mengenai penyesuaian ini serta membagikan sejumlah tips untuk memaksimalkan penggunaan AKM di PUBG MOBILE.

Bukan AUG ataupun M416, Maksimalkan AKM Sebagai Primary Weapon

Bagi Rosemary, penyesuaian yang diberikan pada AKM membuat senjata tersebut semakin layak dipertimbangkan sebagai senjata utama, mengingat sebelumnya AKM dikenal sebagai salah satu senjata yang tergolong sulit untuk dikontrol. Sebagai pemain yang memang sudah terbiasa menggunakan AKM, Rosemary melihat perubahan ini sebagai kesempatan untuk kembali menjadikan senjata tersebut sebagai senjata utama (primary weapon), menggantikan senjata berpeluru 5.6mm populer seperti AUG dan M416. "Menurut aku, iya, AKM bisa jadi pengganti senjata AUG dan M416. Mungkin kalau dari aku pribadi, senjata apa aja bisa aku pakai, apalagi AKM senjata favoritku juga. Dengan melihat update yang seperti ini, mungkin bisa jadi main weapon-ku juga," ujar Rosemary. Sebagai pemain profesional yang langganan menjadi MVP di turnamen resmi, Rosemary mengakui dirinya fleksibel dalam memilih senjata. Namun, AKM tetap memegang tempat spesial di hatinya, mengingat itu merupakan senjata favoritnya.

Rekomendasi Secondary Weapon: Mini14, SLR, SKS

Selanjutnya, yang perlu diperhatikan usai mengunci senjata utama adalah memilih senjata kedua (secondary weapon). Untuk secondary weapon, Rosemary memiliki rekomendasi yang cukup berbeda. Alih-alih langsung memilih shotgun atau SMG, ia menyarankan pemain untuk mempertimbangkan DMR seperti Mini14, SLR, dan SKS. Menurut Rosemary, kombinasi tersebut dapat melengkapi karakteristik AKM yang kuat untuk pertempuran jarak dekat hingga menengah. Dengan damage yang tinggi, AKM dapat menangani pertarungan dalam jarak tersebut, sementara DMR bisa digunakan untuk memberikan tekanan dari jarak yang lebih jauh. “AKM cocoknya dari aku sendiri paling senjata DMR kali ya, seperti Mini14, SLR, SKS dan lainnya. Karena menurut aku senjata AKM ini bisa dipakai fleksibel seperti close combat dan jarak menengah karena dengan damage yang dimiliki tinggi serta melihat update sekarang ditingkatkan, mungkin bisa menjadi META baru untuk gameplay-ku pribadi,” jelasnya. Meski begitu, Rosemary menegaskan bahwa bukan berarti opsi senjata jarak dekat seperti shotgun dan SMG tidak cocok dipadukan dengan AKM. Pilihan secondary tetap dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya bermain masing-masing pemain. “Tapi tidak menutup kemungkinan seperti senjata shotgun juga bisa. Intinya tergantung kebutuhan gameplay aja sih menurutku,” lanjut Rosemary.

Rekomendasi Attachment: Red Dot/Scope x3, Extended Quickdraw Mag, dan Suppressor/Compensator

Selain pemilihan secondary weapon, attachment juga menjadi faktor penting untuk memaksimalkan AKM. Untuk scope, Rosemary menyarankan pemain menyesuaikannya dengan kebutuhan. Dari segi scope, Red Dot dan Scope x3 dapat digunakan. Namun, untuk pertarungan jarak dekat hingga menengah, ia lebih merekomendasikan no scope karena dapat membuat pemain lebih leluasa ketika menghadapi musuh dalam pertempuran cepat. Untuk magazine, Extended Quickdraw Magazine atau Quickdraw Magazine menjadi pilihan Rosemary. Alasannya sederhana: AKM membutuhkan proses reload yang cepat, terutama ketika pemain sedang berada dalam situasi 1v1. Sementara untuk muzzle, Rosemary mengatakan pemain dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan. Namun, secara pribadi, ia lebih menyukai Suppressor atau Compensator. Dengan kombinasi attachment di atas, pemain dapat menyesuaikan karakteristik AKM berdasarkan situasi yang dihadapi, terutama ketika harus berhadapan dengan musuh dalam jarak dekat hingga menengah.

Tips Menguasai AKM: Eksplorasi Sensi, Biasakan Kontrol Hentakan, Latihan Close-Mid Range

Rosemary menyarankan pemain untuk mencoba mengutak-atik sensitivitas terlebih dahulu sebelum menjelajahi AKM lebih jauh. Pemain bisa mulai dengan mencari sensitivitas yang nyaman, kemudian berlatih menggunakan AKM tanpa attachment sebelum perlahan menambahkan attachment sesuai kebutuhan. "Tips dari aku, pertama, cari sensitivitas senjata AKM dulu. Coba pakai no attachment, kalau sekiranya udah nyaman, baru dikombinasi dengan full attachment," kata Rosemary. Khusus untuk pemain yang baru ingin beralih menggunakan AKM sebagai senjata utama, Rosemary menyarankan untuk tidak langsung memaksakan diri melakukan spray panjang. "Jangan langsung latihan spray panjang. Coba dulu spray dimulai dari burst pendek 5–20 peluru. Biasakan kontrol hentakan dulu, baru naik ke spray panjang," ujar Rosemary. Ia juga mengingatkan pemain untuk memahami karakteristik AKM dan tidak memaksakannya dalam pertarungan jarak jauh. Senjata ini lebih optimal untuk close hingga mid-range, sehingga aim, positioning, dan kemampuan mengontrol recoil menjadi kunci. “Jangan memaksakan pakai AKM untuk situasi long range! AKM sangat kuat ketika aim-nya on-point, dalam situasi close atau mid-range!” Rosemary turut menekankan pentingnya mindset ketika berpindah dari M416 atau AUG ke AKM. Menurutnya, kedua senjata 5.56mm tersebut memang terasa lebih nyaman digunakan, sehingga pemain perlu membiasakan diri dengan karakter AKM yang membutuhkan kontrol lebih baik. “Jangan bandingkan AKM dengan M416 atau AUG ketika digunakan, karena ini yang sering bikin orang gagal switching. M416 atau AUG terasa lebih nyaman dan enak ketika dipakai, sedangkan AKM membutuhkan aim yang on point, positioning, dan recoil.” Dengan memahami sensitivitas, melatih Recoil secara bertahap, serta memilih jarak pertarungan yang tepat, pemain dapat lebih cepat beradaptasi dan memaksimalkan potensi AKM setelah update versi 4.6. Jadi, setelah melihat perubahan di update versi 4.6, apakah kamu tertarik mengikuti jejak Rosemary untuk menjadikan AKM sebagai senjata utama PUBG MOBILE?

#ESPORTS#PUBG MOBILE

Berita Terkait